Connect with us

Blockchain

Apa Itu Altcoin? Mengenal Token Alternatif Selain Bitcoin

Republished by Plato

Published

on

Apa Itu Altcoin


Secara harfiah, altcoin berasal dari dua kata, yaitu alternative dan coin. Dengan demikian, bisa dibilang altcoin adalah seluruh token atau mata uang kripto selain bitcoin. Sejak bitcoin diciptakan pada 2008, telah muncul lebih dari 5.000 altcoin yang beredar di pasaran.

Altcoin hadir bisa dibilang untuk mengatasi kekurangan yang dimiliki oleh bitcoin. Altcoin memang tidak memiliki berbagai fitur dan kelebihan yang dimiliki oleh bitcoin. Akan tetapi, altcoin juga memiliki kelebihan yang bisa jadi tidak dimiliki oleh bitcoin.

Bahkan, pada April 2020, volume perdagangan altcoin mencapai 35 persen dari kapitalisasi pasar. Sejarah pernah mencatat pada 2018 lalu, salah satu jenis altcoin, yakni Ether, bisa mencapai 30 persen dari nilai kapitalisasi pasar kripto.

Harga yang terjangkau dan basis keamanan yang lebih baik dibandingkan daripada bitcoin menjadi alasan utama para trader untuk memilih altcoin dibandingkan dengan bitcoin. Bahkan, saat ini, harga bitcoin sangat tinggi, sehingga para trader pemula biasanya akan memilih altcoin.

Lantas, apa saja jenis altcoin yang beredar di pasar mata uang kripto? Berikut sedikit penjelasan mengenai berbagai jenis altcoin dan contoh-contohnya.

1. Altcoin Berbasis Penambangan

Altcoin jenis ini memiliki kesamaan yang banyak dengan bitcoin. Untuk mendapatkan altcoin jenis ini, Anda harus melakukan proses penambangan terlebih dulu. Anda bisa mendapatkan altcoin jenis ini lewat jasa penambangan mata uang kripto.

Salah satu altcoin berbasis penambangan yang paling terkenal dan memiliki nilai kapitalisasi pasar terbesar di pasar mata uang kripto adalah Ethereum.

2. Altcoin Jenis Stablecoin

Altcoin jenis stablecoin merupakan altcoin yang bertujuan untuk mengurangi volatilitas yang ada pada bitcoin. Dengan demikian, nilai ketidakpastian pada bitcoin yang selama ini dikhawatirkan oleh banyak orang bisa diatasi dengan stablecoin.

Biasanya, stablecoin akan mengikat nilai token ke mata uang fiat yang ada, seperti dolar Amerika Serikat, Euro, atau dalam bentuk emas. Sampai saat ini, stablecoin yang paling terkenal adalah Libra Facebook.

3. Token Sekuritas

Token sekuritas bisa dibilang memiliki sistem seperti halnya saham tradisional pada perusahaan-perusahaan. Token sekuritas ini diluncurkan pada penawaran koin awal atau initial coins offering (ICO).

Token sekuritas ini digunakan untuk mengumpulkan dana sebagai modal mengembangkan teknologi blockchain tertentu. Bagi para pemilik token sekuritas akan mendapatkan manfaat berupa dividen.

4. Token Utilitas

Token utilitas biasanya juga ikut ditawarkan pada saat ICO token sekuritas oleh penerbit token tertentu. Salah satu token utilitas yang terkenal di dunia mata uang kripto adalah filecoin.

Filecoin biasanya ditawarkan kepada para investor untuk bisa ditukar dengan ruang penyimpanan file terdesentralisasi yang baru.

Selain jenis-jenis altcoin dalam garis besar di atas, ada beberapa nama altcoin yang terkenal di pasaran mata uang kripto sampai saat ini. Beberapa nama altcoin yang terkenal di pasar mata uang kripto saat ini, seperti ethereum, ripple, litecoin, dan bitcoin cash.

1. Ethereum

Ethereum bisa dibilang altcoin paling populer, jika dibandingkan dengan altcoin yang lainnya. Bahkan, nilai kapitalisasi pasar Ethereum merupakan yang paling populer kedua setelah bitcoin di pasar mata uang kripto.

Ethereum dibuat oleh Vitalik Buterin pada 2015. Buterin sendiri merupakan mantan anggota tim pengembangan bitcoin asal Rusia. Ethereum yang diciptakan tersebut diharapkan bisa digunakan untuk mengodifikasi, mendesentralisasi, mengamankan, dan memperjualbelikan apa saja.

Ethereum dijalankan pada token kriptografi spesifik platform dengan ‘bahan bakar’ berupa token bernama Ether. Smart Contracts pada Ethereum juga bisa menjadi penjamin keamanan dalam transaksi menggunakan Ethereum. Selain itu, Ethereum memiliki kesamaan dengan bitcoin dalam hal penambangan.

2. Ripple

Ripple merupakan sebuah platform dengan tokennya yang bernama XRP. Ripple diciptakan bukan untuk penggunaan pribadi, layaknya bitcoin. Akan tetapi, Ripple diciptakan lebih untuk jaringan pembayaran digital dalam transaksi keuangan.

Ripple didirikan oleh Chris Larsen dan Jed McCaleb pada 2012 lalu. Dengan demikian, pengguna Ripple biasanya lebih banyak didominasi oleh perusahaan-perusahaan tertentu yang bergerak di bidang transaksi keuangan.

3. Litecoin

Litecoin adalah altcoin yang dibangun berdasarkan pada bitcoin. Litecoin dibuat oleh seorang mantan insinyur di Google bernama Charles Lee. Altcoin yang satu ini dirancang dengan tujuan untuk menjadi bitcoin versi terbaru bagi para trader.

Salah satu keunggulan yang dimiliki litecoin dibandingkan dengan bitcoin adalah blok baru pada litecoin dibuat jauh lebih cepat dibandingkan dengan bitcoin. Pada bitcoin, blok baru dibuat dalam waktu 10 menit.

Akan tetapi, ukuran blok litecoin lebih besar daripada bitcoin. Sehingga, blok yang tidak terpilih pada litecoin akan lebih mudah muncul. Litecoin memang bisa dibilang duplikasi dari bitcoin karena hanya memiliki jumlah terbatas layaknya bitcoin.

4. Bitcoin Cash

Bitcoin cash bisa dibilang merupakan ekstrak dari token bitcoin itu sendiri. Bitcoin cash dihasilkan dari hard-forked dari rantai utama bitcoin. Hard fork sendiri merupakan proses perubahan validasi aturan lama pada blok-blok yang dihasilkan dengan validasi aturan baru.

Bitcoin cash pertama kali diluncurkan pada Agustus 2017 lalu. Bitcoin cash atau biasa disebut dengan BCH dinilai memiliki transaksi lebih cepat dan fleksibel dibandingkan dengan bitcoin.

Akan tetapi, kemurahan harga yang dimiliki bitcoin cash bisa menjadi pemicu lemahnya keamanan dari altcoin yang satu ini. Kendati demikian, bitcoin cash tetap memiliki banyak peminat dan dukungan dari pasar mata uang kripto dengan volume perdagangan yang lumayan.

Sebenarnya, masih ada ribuan altcoin yang ada di pasar mata uang kripto. Akan tetapi, beberapa altcoin yang paling terkenal setelah bitcoin adalah empat altcoin di atas. Anda bisa memilih sesuai dengan kemampuan dan analisis keuangan yang sudah Anda lakukan.

(*)


Source: https://www.kanalcoin.com/apa-itu-altcoin/

Blockchain

Blockchain and crypto will challenge current finance, Nigeria VP says

Republished by Plato

Published

on

Nigeria’s vice president, Yemi Osinbajo, delivered a speech at an economic summit on Friday in which he spoke positively of crypto and blockchain. 

“There is no question that blockchain technology generally, and cryptocurrencies in particular, will in the coming years, challenge traditional banking, including reserve banking, in ways that we cannot yet imagine,” Osinbajo said on Friday during the Central Bank of Nigeria, or CBN, Bankers’ Committee Economic Summit. “We need to be prepared for that seismic shift, and it may come sooner than later,” he said.

The Nigerian vice president also noted the broadness of the crypto industry, mentioning decentralized finance, or DeFi, in the mix. “Decentralized finance, using smart contracts to create financial instruments, in place of central financial intermediaries, such as banks or brokerages, is set to challenge traditional finance,” he said. 

Osinbajo’s speech, which included a number of other points, is posted on his YouTube channel. The Nigerian vice president also tweeted out a video clip highlighting of some of his crypto comments from his talk.

“The point I’m making, is that some of the exciting developments we see call for prudence and care in adopting them and these have been very well-articulated by our regulatory authorities,” he said, adding:

“But we must act with knowledge and not with fear. We must ensure that we are in a position to benefit and in a position to prevent any of the adverse side effects, or any of the possible, even criminal, acts that may arise in consequence of adopting or taking any of these options.”

The comments come in contrast to recent developments in Nigeria. Earlier in February, Nigeria forbade banking interactions with crypto exchanges, as per a ruling from its central bank. The CBN’s governor also called crypto assets illegitimate. Bitcoin recently traded at a significant premium in the region.

Source: https://cointelegraph.com/news/blockchain-and-crypto-will-challenge-current-finance-nigeria-vp-says

Continue Reading

Blockchain

‘Bitcoin could reach $1 million or $1, and may do both of those’

Republished by Plato

Published

on

While many analysts predict that either Bitcoin could increase to a million or fall to a dollar, a popular businessman and investor based in the US thinks that the asset could do both!

In a recent interview with Joe Kernen at CNBC’s Squawk Box, Internet analyst Henry Blodget of the dot com era fame said: 

Bitcoin could go to $1 million… it could also go to $1. And in fact it may do both of those

In addition, Blodget, who also served as the head of the global Internet research team at Merrill Lynch, is unconvinced about the asset’s value proposition. He claimed that Bitcoin as an inflationary hedge and the narrative surrounding its value as ‘digital gold’ were “stories”. He further added: 

But the stories that we tell about why relative to the value of gold or other currencies, they’re ludicrous.

In his opinion, Bitcoin can trade just about anywhere because it does not have any fundamental backing. He said that unlike traditional stocks, “which usually does have some relationship ultimately to a fundamental,” of a company, “Bitcoin doesn’t, so that means it can trade anywhere.”

The entrepreneur thinks that crypto exchange Gemini’s CEO Tyler Winklevoss could eventually be “exactly right,” in his forecast that the asset could surge to a million. However, Blodget said:

If people were to decide that for the next couple of hundred years Bitcoin is where you park your money when you take it out of the fiat system, OK, it’s possible.

Interestingly, while crypto Twitter and Bitcoin enthusiasts, in particular, called out the analyst’s criticism, they commended the interviewer’s counter-argument. CNBC’s Joe Kernen seemed to even “speak the language” of the crypto space as one twitter user named @HodlBells noted:  


Sign Up For Our Newsletter


Source: https://ambcrypto.com/bitcoin-could-reach-1-million-or-1-and-may-do-both-of-those

Continue Reading

Blockchain

Crypto platform NetCents to offer users access to DeFi protocols thru Vesto

Republished by Plato

Published

on

NetCents, a cryptocurrency payments company, today announced it has signed an agreement with Vesto.io to pave the way for DeFi access in the NetCents platform.

Vesto, is a San Francisco-based company that has created a platform allowing users to choose from multiple DeFi protocols in a virtual supermarket. NetCents (with regulatory approval) intends on enabling a portal to the Vesto infrastructure from the NetCents wallet in order to facilitate user’s adoption of DeFi investing in an efficient and easy-to-understand interface.

“We have seen the DeFi space explode over the past year, but for it to reach the next level – the tools and the process has to be attainable by the novice crypto investor. We will be adding a layer of simplification to the process so that individuals can have their savings actually working for them without the complexity of the current platforms. Individuals have the right to lend their money at market-based rates instead of getting 1% interest on their savings that the commercial banks are offering.”
– Clayton Moore, NetCents Founder & CEO

LOI

The Letter of Intent  (LOI) contemplates a Joint Venture between parties and an option for NetCents to invest in Vesto and hold a significant ownership stake in the company at a future date.

Management of NetCents also informed investors that many of the concepts embraced by these DeFi platforms have not been vetted by the many authorities that regulate financial products. NetCents intends to work together with regulators to navigate this landscape and resolve it with a compliant product.

For Example: Fintech businesses seeking to bring a novel product or service to the market can seek regulatory relief through regulatory sandboxes such as the Ontario Securities Commission’s LaunchPad or the British Columbia Securities Commission’s SandBox.

Furthermore, businesses that distribute, trade, or advise in crypto assets that are securities are required to comply with securities laws (in particular, registration and prospectus requirements), which can be onerous. There are many exemptions for specific types of distributions, trades, and other activities and NetCents intends to research these exemptions rigorously. These exemptions, at a high level, may limit the types of investors that can participate or the investment amounts, or may require the preparation of disclosures to investors and filing of a disclosure document.

Source: https://www.cryptoninjas.net/2021/02/27/crypto-platform-netcents-to-offer-users-access-to-defi-protocols-thru-vesto/

Continue Reading
Blockchain4 days ago

Ankr adds Eth2 futures (fETH) to its staking system

Blockchain4 days ago

Peter Schiff Now Discusses Bitcoin More Often Than His Beloved Gold

Blockchain4 days ago

Long Blockchain Corp has officially been delisted by SEC

Blockchain5 days ago

DeFi Protocol Primitive Finance Self Hacks to Prevent Exploit

Blockchain4 days ago

NFT Platform Ethernity to Launch IDO on Polkastarter

Blockchain1 day ago

NextGen Blockchain Platforms Self-Organize to Win Government Contracts

Blockchain4 days ago

Bitcoin falls to $45K in sequel to 20% BTC price crash

Blockchain4 days ago

New report predicts NFTs will explode in popularity during 2021

Blockchain3 days ago

Optimized Ethereum Mining Settings for Nvidia RTX 3060 Ti, RTX 3070, RTX 3080 and RTX 3090 GPUs

Blockchain4 days ago

Kraken users demand refunds over flash-crash liquidations

Blockchain4 days ago

Elon Musk Reacts to Tesla Losing $15 Billion After Investing in Bitcoin

Blockchain5 days ago

Bitcoin Cash, Dogecoin, Monero Price Analysis: 22 February

Blockchain4 days ago

MoneyGram suspends Ripple partnership, citing SEC lawsuit

Blockchain5 days ago

Bitcoin Price Analysis: 22 February

Blockchain5 days ago

XRP Price Analysis: 22 February

Blockchain4 days ago

$24 million lost in second-largest day of DeFi liquidations

Blockchain1 day ago

Gemini collaborates with The Giving Block and others, adds donations option

Blockchain5 days ago

Leading DeFi Projects to Follow in 2021

Blockchain5 days ago

Charted: Ripple (XRP) Rallies 20%, Why Dips Could Be Attractive

Blockchain5 days ago

Ethereum, Ontology, BitTorrent Price Analysis: 22 February

Trending